JAKARTA, KABAR SENANDIKA — Pasokan dari sentra produksi kembali normal sehingga harga di tingkat konsumen turun hingga 15 persen dalam sepekan. Data terbaru menunjukkan sektor perdagangan, transportasi, serta makanan dan minuman tumbuh paling kencang dibanding kuartal sebelumnya.

Para ekonom memperkirakan tren positif berlanjut hingga akhir tahun, didorong oleh musim liburan dan stabilnya harga kebutuhan pokok.

Latar belakang

Rencana tersebut sebenarnya sudah dibahas sejak awal tahun. Sejumlah kajian dan uji coba terbatas dilakukan lebih dulu agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai kebutuhan warga.

Data yang dihimpun redaksi menunjukkan tren serupa terjadi di sejumlah wilayah lain. Karena itu, pola yang berhasil di satu daerah diharapkan bisa direplikasi di tempat lain.

“Daya beli masyarakat masih terjaga. Tugas kita adalah memastikan pertumbuhan ini dirasakan hingga ke lapisan bawah.”

— Ekonom senior sebuah universitas negeri

Yang perlu diketahui

  • Inflasi tahunan berada di kisaran target.
  • Penyaluran kredit UMKM meningkat dua digit.
  • Neraca perdagangan masih mencatat surplus.

Namun, pelaku usaha diingatkan untuk tetap waspada terhadap gejolak harga energi dan nilai tukar di pasar global.

Sejumlah warga yang ditemui Kabar Senandika menyambut baik kabar tersebut. Mereka berharap pelaksanaannya konsisten dan tidak berhenti sebagai program musiman.

Redaksi akan terus memperbarui perkembangan berita ini. Pembaca yang memiliki informasi tambahan dapat menghubungi redaksi melalui halaman Kontak.

(ms/lp)