Kebiasaan kecil yang konsisten ternyata lebih ampuh daripada program besar yang hanya ramai di awal.
Kita sering mengukur keberhasilan sebuah program dari angka: jumlah pengguna, jumlah unduhan, atau besarnya anggaran yang terserap. Angka itu penting, tetapi tidak pernah cukup.
Pengalaman di banyak daerah menunjukkan bahwa perubahan yang bertahan lama lahir dari kebiasaan kecil yang dijaga bersama, bukan dari peluncuran besar yang ramai di awal lalu dilupakan.
Karena itu, ukuran yang lebih jujur adalah apakah warga yang paling rentan ikut merasakan manfaatnya. Di situlah kualitas kebijakan dan kerja kita diuji.
Belajar dari lapangan
Di sisi lain, sebagian kalangan meminta agar pelaksanaan di lapangan diawasi secara terbuka. Laporan berkala dinilai penting supaya publik dapat menilai sendiri capaian program.
“Lima Belas Menit Membaca yang Mengubah Sekolah Kami.”
— Fitri Handayani
Tulisan ini adalah pendapat pribadi penulis dan tidak selalu mencerminkan sikap redaksi Kabar Senandika.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.